Workshop Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2024

  • 14:55 WIB
  • 03 June 2024
  • Super Administrator
  • Dilihat 93 kali
Workshop Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2024

Bandar Lampung – Sekretaris Bappeda Provinsi Lampung, Ahmad Lianurzen, mewakili Kepala Bappeda Provinsi Lampung membuka Workshop Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2024 di Ruang Rapat Alimuddin Umar Lantai 3 Bappeda Provinsi Lampung, Senin (20/5/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini, menghadirkan narasumber Wakil Dekan Bidang Keuangan Aset dan Sumber Daya Manusia Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gajah Mada, Nurhadi Susanto dan diikuti oleh Para Fungsional Perencana pada Lingkup Pemerintah Provinsi Lampung serta Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Pada kesempatan ini Sekretaris Bappeda Provinsi Lampung menyampaikan Pengendalian dan Evaluasi, merupakan salah satu tahapan yang harus dijalankan sesuai amanah Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Terdapat 3 level pengendalian dan evaluasi yaitu :
1. Pengendalian dan Evaluasi terhadap Perumusan Kebijakan Perencanaan Pembangunan Daerah.
2. Pengendalian dan Evaluasi (Dalev) terhadap Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
3. Evaluasi terhadap Hasil Rencana Pembangunan Daerah.

“Pengendalian dan Evaluasi dilakukan terhadap Dokumen Perencanaan baik Jangka Panjang (RPJPD), Jangka Menengah (RPJMD dan Renstra) serta Tahunan (Renja dan RKPD). Proses Pengendalian dan Evaluasi dilakukan dalam rangka memastikan proses pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berjalan baik dan konsisten,” jelasnya.

Kepala Bidang PMPEM, Andrya Yunila Hastuti, dalam Laporannya juga menyampaikan, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bersama dan peningkatan kompetensi kepada perencana di lingkup Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dalam hal teknik, analisis serta penyusunan dokumen evaluasi yang berkualitas, sehingga hasil pengendalian dan evaluasi benar-benar dapat menjadi rekomendasi kebijakan pada perencanaan dan penganggaran pada tahun berikutnya.