Pembukaan Penilaian Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Provinsi Lampung.

  • 15:01 WIB
  • 03 June 2024
  • Super Administrator
  • Dilihat 63 kali
Pembukaan Penilaian Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Provinsi Lampung.

Bandar Lampung – Bappeda Provinsi Lampung bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung melaksanakan Penilaian Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Provinsi Lampung selama 2 Hari, Selasa-Rabu (21-22/5/2024) di Ballroom Swiss-Belhotel Lampung.

Kegiatan yang bertujuan untuk Mengukur tingkat kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Penurunan Stunting; Memastikan akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Penurunan Stunting; Mengevaluasi Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Penurunan Stunting; dan Mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Penurunan Stunting ini, dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto.

Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menjelaskan Stunting di Provinsi Lampung mengalami penurunan yang signifikan. Di tahun 2019 stunting Provinsi Lampung 26,26% dan turun menjadi 14,9% di tahun 2023.

"Target nasional 14%, kita tinggal menurunkan 0,9%. Jadi kita musti fokus sekarang mengawal agar tidak ada lagi anak yang lahir kondisinya kurang gizi. Saat ini banyak kasus anak-anak terkena diabetes, kerena mengkonsumsi makanan instan dan makanan berpengawet, sehingga ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk meningkatkan literasi serta pemahaman gizi keluarga dan kail-kail untuk membangun ketahanan gizi keluarga ditingkat desa. Jangan sampai nanti ini menjadi penyumbang angka stunting yang baru," ujarnya.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung juga menyampaikan beberapa hal yang harus dilakukan dalam percepatan penurunan stunting, diantaranya :

1. Pemerintah Kabupaten/Kota agar meningkatkan kualitas pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi sebagai instrumen peningkatan konvergensi lintas sektor dan memastikan efektifitas intervensi layanan terhadap sasaran prioritas stunting;

2. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan percepatan penurunan stunting, baik dari pelaksanaan program, faktor-faktor yang menyebabkan lambatnya capaian serta peran kolaborasi serta Koordinasinya;

3. Menfokuskan strategi dan pendekatan intervensi pada 1000 hari pertama kehidupan untuk mencegah terjadinya stunting baru, tanpa mengurangi intervensi pada anak stunting.

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring ini menghadirkan pembicara Koordinator Substansi Kesehatan Direktorat SUPD III Ditjen Bina Pembangungan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Arifin Effendy Hutagalung, serta Tim Penilai terdiri dari Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung; Kepala Bidang Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung; Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Lampung; Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung; Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung; Ikatan Dokter Anak Indonesia cabang Lampung; Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Lampung; Pengurus Daerah Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia Provinsi Lampung; Ketua Yayasan Perwakilan Konservasi Way Seputih Provinsi Lampung; Perwakilan Forum Corporate Social Responsibility Provinsi Lampung.

Adapun Kepala Bidang P3M Bappeda Provinsi Lampung, Eka Yuslita Dewi dalam laporannya menyampaikan Kriteria Penghargaan yang diberikan pada kegiatan ini adalah sebagai berikut :
1) Peringkat Terbaik 1,2,3 Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 (delapan) aksi Konvergensi Penurunan Stunting
2) Penghargaan Kabupaten/Kota dengan Inovasi Terbaik dalam Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting
3) Penghargaan “SIGER STUNTING” Sinergitas Intervensi Gerakan Stunting.
4) Penghargaan Kabupaten/Kota dengan booth Terbaik pada Pelaksanaan Penilaian Kinerja Stunting 2024.

Diakhir acara pembukaan, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung bersama Tim Penilai berkeliling mengunjungi Booth Pelaksanaan Penilaian Kinerja Stunting 2024 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.