FGD Mendesain Arah Kebijakan Peningkatan Investasi di Provinsi Lampung

  • 15:51 WIB
  • 17 May 2024
  • Super Administrator
  • Dilihat 155 kali
FGD Mendesain Arah Kebijakan Peningkatan  Investasi di Provinsi Lampung

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal ini Bappeda Provinsi Lampung melaksanakan FGD Mendesain Arah Kebijakan Peningkatan Investasi di Provinsi Lampung. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Golden Tulip Springhill Lampung, Kamis (16/5/2024).

Kegiatan yang bertujuan untuk merumuskan arah dan strategi peningkatan ekonomi Provinsi Lampung ke depan, yang akan dituangkan dalam bentuk Peta Jalan atau Roadmap ini, dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Lampung Zainal Abidin.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Lampung menyampaikan, Realisasi investasi di Provinsi Lampung sendiri  pada tahun 2023 telah mencapai Rp10,89 Trilliun yang terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp3,26 Triliun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp7,63 Triliun.

Terdapat 5 sektor teratas Realisasi Investasi (PMA) di Provinsi Lampung pada tahun 2023 yaitu sektor industri makanan dengan nilai investasi mencapai Rp 1,63 Triliun, sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan mencapai Rp757,8 Miliar.

Selanjutnya, dalam sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi mencapai Rp252,9 Miliar; sektor perdagan dan reparasi mencapai Rp130 miliar; serta sektor pertambangan mencapai Rp106,9 Miliar.

“Roadmap merupakan bagian esensial dari proses perencanaan strategis yang dapat menjadikan perencanaan kita semakin jelas dan terarah.  Roadmap Investasi juga bertujuan untuk memetakan tantangan investasi yang ada saat ini dan mengembangkan strategi dan rencana aksi dengan jadwal implementasi spesifik untuk setiap pemangku kepentingan yang terlibat dalam sektor investasi,” ujar Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Lampung.

Ia berharap, Roadmap tersebut dapat menjadi masukan dalam penyusunan dokumen perencanaan baik jangka pendek, menengah maupun panjang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung; Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung; Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Lampung; Kepala Bappeda Provinsi Lampung; Jimmy M Rifai Gani (Narasumber dari pengusaha); Agus Maha Usadha (Narasumber dari KADIN Bali); Fajar Hadi Pratama (Narasumber lagi BAPPENAS RI).