SOSIALISASI PENDEKATAN PERENCANAAN MULTISEKTORAL INTEGRATIF DAN SPASIAL DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNA

SOSIALISASI PENDEKATAN PERENCANAAN MULTISEKTORAL INTEGRATIF DAN SPASIAL DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNA

Bertempat di Ruang Abung Balai Keratun Komplek Kantor Gubernur, Selasa 9 Agustus 2016  telah dilaksanakan kegiatan “Sosialisasi Pendekatan Perencanaan Holistik-Tematik/Multisektor, Integratif dan Spasial dalam Perencanaan Pembangunan Nasional”. Hadir sebagai Narasumber Dr. Oktorialdi, Ph.D (Direktur Pengambangan wilayah dan Kawasan Bappenas) dan Yudianto, S.T., MP., MPP (Kasubdit Data dan Informasi ). Peserta Sosialisasi berjumlah 120 orang berasal dari Instansi Bappeda Kabupaten/Kota (15 kabupaten/kota), Perencana SKPD (40 SKPD) dan Kabid/Kasubid serta Fungsional Perencana Bappeda Provinsi Lampung.
Â
Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kemampuan SDM Perencana pada SKPD dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung tentang pendekatan dalam penyusunan perencanaan yang tematik/multi sektor, integratif dan spasial serta meningkatkan keselarasan dan sinergitas dalam penyusunan program dan kegiatan antara Pemereintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Â
Acara dibuka oleh Gubernur Lampung yang diwakili Bapak Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ir. Fahrizal Darminto. Dalam sambutannya Pak Fahrizal menekankan pentingnya sebuah proses perencanaan melalui pendekatan Holistik-Tematik/Multisektor, Integratif dan Spasial mengingat masih adanya kesenjangan pembangunan antar wilayah baik dari sisi infrastruktur wilayah maupun dari beberapa indikator makro yang mejadi indikator kemajuan wilayah kabupaten/kota. Selain itu, kegiatan ini juga penting terkait upaya penyelarasan Capaian Prioritas Daerah dengan Nasional serta Implementasi UU Nomor 23 Tahun 2014, serta menjaga konsistensi proses perencanaan melalui penyusunan RKPD Provinsi Lampung.
Â
Selanjutnya, Pak Okto memaparkan terkait Kebijakan dan pendekatan baru perencanaan melalui pendekatan “money follow program “, Strategi penyelarasan RPJMN dengan RPJMD dan Penyelasaran prioritas nasional dengan daerah. Pak Yudi menyampaikan terkait Tata kelola pelaksanaan penyelarasan perencanaan pusat dan daerah.